Penulis: Dian Prima | Editor: Ratna MU Harahap

Agar1

Sebagai penduduk di sebuah negara yang wilayah perairannya lebih besar jika dibandingkan daratannya, seakan tak ada hentinya kita dibuat terperangah oleh keindahan pantai dan laut di Indonesia. Bahkan di sepanjang pantai yang sama, warna pasirnya bisa berbeda-beda. Begitu pula dengan terumbu karang dan ganggang yang berwarna-warni di dasar laut. Menikmati keindahan alam memang sangatlah menyenangkan. Belum selesai sampai di sini, karena di artikel ini kita akan semakin kagum akan manfaat yang tersimpan di dalam laut. Salah satunya adalah ganggang merah.

Ganggang Merah, Siapakah Dia?

Agar2

Kabarnya, ganggang laut memiliki jenis yang sangat banyak yaitu mulai dari 30.000 hingga 1 juta spesies. Wow! Menakjubkan sekali, ya. Maka bisa disimpulkan kalau sekumpulan ganggang laut yang tumbuh berdampingan di dasar laut, belum tentu berasal dari spesies yang sama. Keunikan lainnya, ganggang laut masuk ke dalam dua kategori, tumbuhan maupun binatang.

Di artikel kali ini, kita akan mengupas fakta dari ganggang merah (red algae). Berupa salah satu jenis ganggang yang memiliki pigmen phycoerythrin, serta mampu menyerap cahaya biru. Sekarang kita tahu, mengapa ganggang yang satu ini memiliki warna merah yang pekat.

Nah, pernahkah Anda menginjak ganggang laut saat menjejakkan kaki di pantai yang dangkal? Apabila dilihat dari kejauhan, warnanya seperti kehitaman. Tapi saat diamati dari dekat ganggang tersebut berwarna kehijauan. Warna inilah yang memang kita kenal saat mendengar kata ganggang. Lantas, mengapa bisa ada ganggang berwarna merah?

Warna merah pada ganggang tersebut karena adanya pigmen yang bernama fikoeritin. Ganggang merah (red algae) juga dikenal dengan sebutan Rhodophyta. Nah, dari mana fikoeritin berasal? Bukankah ganggang ini terdapat di dasar laut yang cukup dalam – bukan di perairan dangkal. Fikoeritin adalah pigmen merah air laut. Tapi, ganggang merah ini juga memiliki klorofil atau zat hijau daun, lho. Oleh karena itu, ketika Anda mencari tahu tentang ganggang merah, maka referensi gambar yang muncul tidak selalu berwarna merah gelap. Ada pula yang keunguan. Mengapa? Selain fikoeritin dan klorofil, ganggang merah juga mengandung fikosianin (pigmen berwarna biru).

Mari Mengenal Agar

Agar3

Tak sekadar aneka pigmen yang terkandung di dalamnya, ganggang merah adalah sumber asal dari agar. Mungkin Anda agak sedikit bingung, karena istilah agar-agar yang selama dikenal sebagai pembuat pudding, ternyata adalah istilah internasional alias bahasa Inggris.

Teksturnya yang kenyal dan lembut, sering diasosiasikan dengan sesuatu yang menenangkan dan mendinginkan. That’s correct! Itulah alasannya agar sering disamakan dengan gelatin. Baik dalam pembuatan makanan, sampai bahan dasar perawatan kulit. Sebagai tambahan informasi, gelatin yang umum digunakan berasal dari kolagen hewani. Sementara, agar berasal dari tumbuh-tumbuhan, yaitu ganggang merah. Jadi, kalau Anda melihat tulisan plant-based gelatin, bisa jadi yang dimaksud adalah agar.

Manfaat Agar Untuk Kecantikan

Upaya untuk mendapatkan kulit yang terlihat mulus dan terasa kencang, bukan hanya berasal dari perawatan luar tubuh. Sebaiknya juga memerhatikan asupan dari dalam tubuh. Salah satunya adalah dengan mengonsumsi makanan yang terbuat dari agar. Bayangkan kesegaran es buah segar dengan potongan jelly yang dinikmati di tengah hari yang terik. Bukan hanya meredakan dahaga, tapi kandungan vitamin yang terdapat di dalam minuman menyegarkan punya peran penting untuk kesehatan kita. Selain itu, kita bisa menambahkan bubuk agar saat hendak menanak nasi, lho. Selama ini ada kekhawatiran mengonsumsi nasi putih, karena minim kandungan serat dan tinggi kadar gulanya. Tapi, dengan menambahkan Coco Nasi, Anda bisa menepis rasa bersalah itu. Kadar serat yang tinggi dan kemampuan untuk menyerap kadar gula dalam nasi, membuat konsumsi nasi juga adalah jalan menuju usus yang lebih sehat.

Coco Nasi adalah produk terbaru dari Matahari Dua Walet – produsen agar-agar – yang selama ini selalu Anda gunakan untuk membuat puding atau agar bening.

Agar4

Lalu, manfaat apa saja yang bisa kita peroleh dari agar (ganggang merah) untuk kulit kita?

  1. Membantu kulit wajah terlihat lebih cerah

Ganggang merah ternyata juga mengandung vitamin C yang membantu menekan produk tyrosinase, sebagai penyebab munculnya bayangan gelap pada wajah akibat paparan sinar matahari atau bekas jerawat.

  1. Membantu melembapkan dan mengenyalkan

Karena berasal dari laut, maka ganggang merah memiliki tekstur pulpy, yang mampu menyimpan banyak air. Dengan demikian, menggunakan produk perawatan kulit atau mengonsumsi agar dapat membantu menambah kadar air pada kulit kita.

  1. Perlindungan antioksidan

Ganggang merah memiliki kandungan anti-bakteri dan anti-jamur. Dalam hal ini, kandungan tersebut efektif untuk membantu mengatasi jerawat. Sangat masuk akal juga, karena sensasi dingin yang dimiliki oleh agar bisa membantu menenangkan inflamasi pada kulit yang sedang berjerawat.

Awalnya saya skeptis ketika saya membaca tema campaign dari Nasi Coco adalah #MakanCocoSetiapHari, pastilah ini hanya kata-kata manis dari sebuat produk yang baru launching. Tetapi setelah saya melakukan riset ini, maka saya yakin bahwa “Nasi Sehat Indonesia” adalah jargon yang tepat untuk produk ini.

Bayangkan, dengan satu langkah mudah, yaitu mencampur beras anda dengan Nasi Coco, banyak sekali manfaat kesehatan yang didapat plus bonus kulit yang segar dan tampak muda.

About Author

administrator

Property Observer adalah portal yang memberi informasi secara up to date dan informatif, baik dalam segi lifestyle , bisnis, dan segala jenis aspek kebutuhan. Namun dari semua itu ada satu aspek yang sangat di butuhkan oleh manusia yaitu property.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *