Penulis: Dian Prima | Editor: Ratna MU Harahap

Coco1

“Cari kafe yang menyediakan menu nasi, ya.”

Demikian selalu pesan Nita setiap kali kita merencanakan agenda temu kangen. Bagi yang tidak terbiasa dengan kebiasaan tersebut, tentu saja terdengar “menyebalkan”.

“Kenapa harus nasi, sih?”
“Sarapan nasi ‘kan nggak sehat.”

Menanggapi sederet pertanyaan dan komentar klasik tersebut, Nita hanya menjawab singkat,”Belum makan, kalau belum ketemu nasi.”

Sementara, seiring waktu ketika pemahaman kesehatan mulai meningkat, kebiasaan mengonsumsi nasi mulai ditinggalkan oleh sebagian orang.

Nasi, Apakah Seburuk Itu?

Coco2

Kekhawatiran orang terhadap penyakit akibat mengonsumsi makanan – terutama nasi – bukanlah tanpa alasan. Sedini mungkin sebaiknya kita menjaga kesehatan, dengan memerhatikan jenis asupan gizi yang kita makan sehari-hari.

Sejak kecil hampir semua dari kita sudah diperkenalkan dengan konsep makan sehat, yaitu “4 sehat 5 sempurna”. Di dalamnya terdapat makanan pokok yang menempati urutan pertama, dan sering diasumsikan dengan nasi. Entah terbiasa sejak jaman nenek moyang atau karena negara kita adalah negara agraris, tapi mengonsumsi nasi sebagai makanan pokok sehari-hari memang sangat akrab bagi masyarakat Indonesia.

Tak dapat dimungkiri, nasi memang memiliki rasa yang nikmat. Terlebih ditemani lauk pauknya. Kalau saja tak ingat jarum timbangan yang semakin ke arah kanan, sepertinya ingin tambah terus.

Nah, inilah alasan utama banyak orang meninggalkan nasi. Tak ingin berat badan bertambah. Kemudian diikuti dengan sederet penyakit lain, yang kabarnya disebabkan oleh mengonsumsi nasi.

Akan tetapi, di balik itu semua, apabila dikonsumsi dalam porsi secukupnya yang sesuai kebutuhan tubuh kita, sesungguhnya nasi memiliki banyak manfaat, yaitu:

  1. Sumber energi

Seringkali saat merasa lelah yang diikuti oleh rasa lapar, kemudian kita mengonsumsi nasi sebagai solusi. Berkat nasi yang memiliki kandungan karbohidrat, tubuh terasa lebih berenergi dan bisa kembali fokus. Mohon berhati-hati saat mengonsumsi senyawa organik ini, karena memang memiliki banyak kandungan molekul gula.

  1. Tak mengandung lemak

Penting diketahui bahwa yang membuat lemak tubuh kita bertambah, bukan berasal dari nasi yang kita makan. Melainkan kandungan gula yang terdapat pada nasi. Saat kita makan sesuatu yang manis, ada kecenderungan ingin selalu terus dan terus memakannya. Sebagai tambahan informasi, gula akan meningkatkan jumlah insulin dalam badan yang akhirnya akan meningkatkan jumlah produksi lemak tubuh.

  1. Mengandung senyawa fenolik

Jenis senyawa ini banyak terdapat di tumbuhan dan memiliki kandungan antioksidan yang tinggi. Untuk kulit kita, memiliki manfaat untuk membantu mengatasi iritasi dan mencegah penuaan dini.

  1. Membantu mengaktifkan neurotransmitter

Bisa dikatakan neurotransmitter adalah media penghubung dari saraf ke sel saraf (neuron) atau dari sel saraf ke otot. Dengan demikian, neurotransmitter dibutuhkan oleh tubuh saat kita ingin menggerakkan otot tubuh, mencerna makanan, mendetakkan jantung, mengontrol konsentrasi, dan masih banyak fungsi lainnya.

Oleh karena itu, ketika kita merasa tubuh ini membutuhkan nasi saat sedang lelah.

  1. Tidak mengandung sodium tinggi

Apa yang menyebabkan nasi sering dikatakan bisa menyebabkan hipertensi? Padahal sebenarnya nasi tidak mengandung sodium. Jadi, ternyata yang sering terjadi adalah saat kita mencampur nasi dengan minyak atau bumbu lainnya yang mengandung sodium. Mulai saat ini, mari kita lebih cermat memilih “teman” yang bisa dinikmati bersama nasi.

Pentingnya Tambahan Serat Pada Nasi Putih

Hampir semua paham kalau nasi yang berasal dari beras merah memiliki kandungan serat lebih tinggi, jika dibandingkan dengan nasi dari beras putih. Tak heran kalau rasa dari nasi putih memang terasa lebih nikmat.

Untuk meraih hidup sehat, ternyata kita tetap bisa mengonsumsi nasi putih tanpa khawatir kekurangan asupan serat untuk tubuh. Bagaimana caranya? Nah, Anda pasti pernah mendengar untuk menambahkan bubuk agar-agar saat kita hendak menanak nasi. Tepat sekali!

Tekstur agar yang kenyal menyerupai gelatin, ternyata tak hanya mengandung serat. Tapi juga vitamin seperti folat, vitamin E, B, dan K.  Ada pula tambahan mineral, seperti kalsium, yodium, zat besi, kalium, magnesium, selenium, dan zinc.

Coco3

Coco4

Coco5

Mulai sekarang Anda bisa mencampurkan tepung agar-agar Coco Nasi, produk terbaru dari Matahari Dua Walet. Dan Anda pun tetap bisa menikmati nasi tanpa rasa sesal.

About Author

administrator

Property Observer adalah portal yang memberi informasi secara up to date dan informatif, baik dalam segi lifestyle , bisnis, dan segala jenis aspek kebutuhan. Namun dari semua itu ada satu aspek yang sangat di butuhkan oleh manusia yaitu property.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *