People Head

Pikun atau lupa adalah gejala yang memang sudah biasa terjadi, terutama di kalangan penduduk lansia (lanjut usia), dengan usia di atas 65 tahun. Tapi, kita harus paham, apakah ini memang gejala pikun yang umum terjadi karena faktor penuaan? Atau ini adalah gejala pikun yang terjadi akibat penyakit Demensia Alzheimer.

Apa sih sebenarnya penyakit Demensia Alzheimer itu? Dan kenapa penyakit itu bisa sedemikian mematikan?

Penyakit Demensia Alzheimer adalah penyakit otak yang mengakibatkan penurunan daya ingat, kemampuan berpikir dan bicara, serta perubahan perilaku secara bertahap. Kondisi ini banyak ditemukan pada orang-orang di atas 65 tahun. Penyebab pasti penyakit Demensia Alzheimer belum diketahui. Akan tetapi diduga Demensia Alzheimer terjadi karena pengendapan protein di dalam otak, sehingga menghalangi asupan nutrisi ke sel-sel otak.

Alzhaimer

Secara umum, orang sakit yang di diagnosis mengidap penyakit ini meninggal dunia akibat radang paru-paru atau pneumonia. Sering juga karena diakibatkan oleh malnutrisi, hal Ini disebabkan karena di tingkat yang sudah lanjut, para penderita penyakit ini bahkan sudah tidak dapat melakukan aktivitas-aktivitas yang dibutuhkan untuk tetap hidup seperti makan dan minum. Akibatnya daya tahan tubuh menurun drastis yang berpengaruh terhadap kinerja organ-organ tubuh.

Demensia Alzheimer sendiri adalah salah satu penyakit penyebab kematian tertinggi, setelah penyakit jantung dan kanker. Setiap tahun terdiagnosa 500,000 pasien baru pengidap Demensia Alzheimer di Amerika Serikat, dalam 65 detik ada 1 warga Amerika Serikat yang terdiagnosa dengan penyakit ini. Saat ini sudah lebih dari 5,8 juta warga Amerika Serikat yang mengidap penyakit Demensia Alzheimer. Diperkirakan pada tahun 2050, akan ada 13,8 juta warga negara Amerika Serikat yang berusia di atas 65 tahun yang mengidap Alzheimer.

Bagaimana dengan di Indonesia? Jumlah penderita penyakit Demensia Alzheimer di Indonesia pada tahun 2013 mencapai satu juta orang. Jumlah itu diperkirakan akan meningkat drastis menjadi dua kali lipat pada tahun 2030, dan menjadi empat juta orang pada tahun 2050.

Melihat dari fakta-fakta ini maka sudah seharusnya kita menjadi lebih aware dengan tanda-tanda penyakit ini, sehingga apabila ada orang tua atau saudara kita yang sudah memiliki tanda–tanda ini kita bisa langsung membawa ke dokter untuk pemeriksaan dan diagnosa lebih lanjut.

Kenali 10 Gejala Umum Demensia Alzheimer sebagai berikut :

1. Gangguan daya ingat
Sering lupa kejadian yang baru saja terjadi, lupa janji, menanyakan dan menceritakan hal yang sama berulang kali, lupa tempat parkir dimana (dalam frekuensi tinggi). Kadang ada kejadian, ada orang tua yang pulang menggunakan kendaraan umum dan meninggalkan kendaraannya begitu saja di tempat parkir karena lupa.

Old Man

2. Sulit fokus
Sulit melakukan aktivitas yang biasa dikerjakan sehari-hari, seperti lupa cara memasak, lupa mengoperasikan telepon /HP/Komputer, bingung dalam mengerjakan perhitungan sederhana atau melakukan pekerjaan yang biasa dilakukan tapi dalam waktu yang lebih lama dari biasanya karena tiba-tiba “blank”.

3. Sulit melakukan kegiatan yang familiar
Sering sulit merencanakan atau menyelesaikan tugas sehari-hari seperti bingung cara mengemudi atau bingung cara bertransaksi di bank.

4. Disorientasi
Bingung akan waktu (hari/ tanggal/ hari penting), bingung dimana mereka berada dan bagaimana mereka sampai di sana, tidak tahu jalan pulang kembali ke rumah.

5. Kesulitan memahami visuospasial
Sulit membaca, mengukur dan menentukan jarak, membedakan warna, tidak mengenali wajah sendiri di cermin, menabrak cermin saat berjalan, menuangkan air ke gelas tapi tumpah karena tidak tepat menuangkannya.

6. Gangguan berkomunikasi.
Kesulitan berbicara dan mencari kata yang tepat, seringkali berhenti di tengah percakapan dan bingung untuk melanjutkan.

7. Menaruh barang tidak pada tempatnya.
Lupa dimana meletakkan sesuatu, bahkan kadang sampai curiga ada yang mencuri atau menyembunyikan barang tersebut.

8. Salah membuat keputusan.
Berpakaian tidak serasi, misal memakai kaos kaki kiri berwarna merah dan kanan berwarna biru, tidak dapat memperhitungkan pembayaran dalam bertransaksi dan tidak dapat merawat diri dengan baik.

9. Menarik diri dari pergaulan.
Tidak memiliki semangat ataupun inisiatif dalam melakukan aktivitas atau hobi yang biasa dinikmati, tidak bersemangat untuk berkumpul dengan teman-teman.

10. Perubahan perilaku dan kepribadian.
Emosi berubah secara drastis, menjadi bingung, curiga, depresi, takut atau tergantung yang berlebihan pada anggota keluarga, mudah kecewa dan putus asa baik di rumah maupun di pekerjaan.

Senior Alzhaimer

Ke 10 hal ini merupakan gejala awal dari penderita Demensia Alzheimer. Apabila memang orang yang dicurigai sudah memiliki tanda-tanda tersebut, sebaiknya cepat dibawa ke dokter untuk pemeriksaan selanjutnya, sehingga bisa dilakukan langkah yang tepat untuk menanggulanginya.

Sementara itu, bagi kita dan orang tua kita yang masih sehat, mungkin bisa dilakukan langkah-langkah berikut untuk mencegah Demensia Alzheimer, yaitu dengan metoda CERDIK :

Couple Selfie

C : Cek Kesehatan Rutin
E : Enyahkan Asap Rokok !
R : Rutin aktivitas fisik dan spiritual serta stimulasi otak
D : Diet seimbang
I : Istirahat cukup
K : Kelola stress dan bersosialisasi.

Senior Retirement

Sumber :
https://alzi.or.id/tentang-alzheimer-indonesia/
https://www.brightfocus.org/alzheimers/article/alzheimers-disease-facts-figures
https://www.halodoc.com/kesehatan/penyakit-alzheimer

About Author

administrator

Property Observer adalah portal yang memberi informasi secara up to date dan informatif, baik dalam segi lifestyle , bisnis, dan segala jenis aspek kebutuhan. Namun dari semua itu ada satu aspek yang sangat di butuhkan oleh manusia yaitu property.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *