Penulis: Andria Harahap | Editor: Ratna MU Harahap

Halo Observer, kali ini dunia kembali dikejutkan dengan berita penembakan mantan Perdana Menteri Jepang, Shiziro Abe, yang berakhir dengan tewasnya beliau. Siapa yang bisa menyangka peristiwa kejam ini terjadi di Jepang yang dikenal sebagai negara yang aman dan santun. Sampai artikel ini ditulis, motif pembunuhan masih belum pasti walaupun penembak yang merupakan eks anggota pasukan bela diri maritim Jepang sempat menyatakan bahwa ia tidak puas dengan mantan Perdana Menteri Shiziro Abe.

Negarawan

Negarawan2

Negarawan3

Memang ketika seseorang memutuskan untuk mejadi negarawan, apalagi memiliki jabatan yang penting dan menyangkut hajat hidup orang banyak, maka resiko yang ditanggung pun menjadi lebih besar. Karena pasti keputusan keputusan yang dihasilkan tidak akan bisa memenuhi keinginan semua orang.

Sebelum Shiziro Abe, dunia juga telah mengalami beberapa peristiwa pembunuhan negarawan yang mengejutkan. Beberapa di antaranya adalah,

1. Abraham Lincoln

Abraham Lincoln yang merupakan Presiden AS ke-16 dibunuh oleh John Wilkes Booth pada tanggal 14 April 1865, hanya 5 hari setelah Perang Sipil dinyatakan berakhir. John Wilkes Booth sendiri merupakan simpatisan kaum konfederasi yang tidak rela melihat kekalahan pihaknya dan menganggap Abraham Lincoln sebagai biang keladi utama. Abraham Lincoln merupakan presiden Amerika Serikat pertama yang wafat karena terbunuh.

Negarawan4

Negarawan5

2. John F.Kennedy

Presiden ke-35 Amerika Serikat (AS), John F Kennedy, ditembak pada Jumat, 22 November 1963 di Dallas, Texas, AS. Hampir 100 tahun setelah kejadian penembakan Abraham Lincoln. Kennedy ditembak saat sedang konvoi menggunakan mobil terbuka. Pada saat itu ia didampingi oleh Ibu Negara Jackie Kennedy dan Gubernur Texas John Connally. Pelaku penembakan adalah Lee Harvey Oswald, dengan motif yang sampai sekarang masih simpang siur.

Lee Harvey Oswald sendiri meninggal karena ditembak oleh Jack Ruby, ketika sedang dalam perjalanan menuju persidangan.

Negarawan6

Negarawan7

3. Indira Gandhi

Indira Gandhi adalah Perdana Menteri India yang pernah menjabat selama empat masa jabatan. Tiga masa jabatan dijalani secara berturut-turut dari 1966 sampai 1977 dan masa jabatan keempat dijalani pada 1980 sampai 1984.

Negarawan8

Indira Gandhi dibunuh pada 31 Oktober 1984 di kediaman PM India di New Delhi oleh dua bodyguard nya. Latar belakang pembunuhan adalah masalah isu rasial, karena pada masa itu ia memerintahkan penyerangan terhadap kuil warga Sikh untuk menangkap kaum extremis Sikh. Kedua bodyguard yang melakukan penembakan merupakan kaum Sikh. Kejadian ini sempat menimbulkan aksi kerusuhan dan penganiayaan terhadap kaum Sikh yang menimbulkan ribuan korban jiwa dari kaum Sikh.

Negarawan9

4. Yitzhak Rabin

Pembunuhan Perdana Menteri Israel Yitzhak Rabin terjadi pada 4 November 1995 di Tel Aviv. Merupakan salah satu pembunuhan yang merubah sejarah dunia, karena pada saat itu Yithaz Rabin dan Yasser Arafat sedang mengupayakan terjadinya perdamaian antara Israel dan Palestina yang sudah berlangsung selama puluhan tahun. Ia dibunuh oleh Yigal Amir yang menentang keras inisiasi perdamaian Israel-Palestina

Negarawan10

5. Birendra Bir Bikram Shah Dev

Birendra Bir Bikram Shah Dev adalah Raja Nepal yang naik takhta sejak 1972. Namun sebuah tragedi nahas dimana pada 1 Juni 2001, Birendra Bir Bikram Shah Dev beserta istri dan 7 anggota keluarga lainnya tewas dibunuh oleh putera mahkota, Dipendra Bir Bikram Shah Dev yang sedang dalam keadaan mabuk. Setelah itu, putera mahkota juga melakukan usaha bunuh diri, namun gagal walau akhirnya ia meninggal setelah 3 hari dirawat di rumah sakit. Peristiwa pembunuhan ini terjadi akibat sengketa antara Raja dan Putera Mahkota, mengenai percintaan putera mahkota yang tidak direstui oleh keluarga,

Negarawan11

Mirisnya, sesungguhnya para prajurit Ghurka yang bertugas menjaga raja dan ratu sudah mendengar kegaduhan yang terjadi namun mereka tetap berada di tempatnya karena berpegang pada perintah: jangan ikut campur urusan dalam istana. Sehingga sampai saat ini tidak ada saksi mata yang bisa mengungkap kejadian tersebut secara detail.

Tak lama setelah kejadian ini, Gyanendra yang merupakan paman dari Putera Mahkota diangkat menjadi Raja Nepal, walau begitu ia tidak lama menduduki tahta karena pada tahun 2008, atas desakan rakyat dan parlemen, Monarki Nepal dibubarkan. Kerajaan Nepal yang telah berdiri selama 240 tahun pun berakhir.

About Author

administrator

Property Observer adalah portal yang memberi informasi secara up to date dan informatif, baik dalam segi lifestyle , bisnis, dan segala jenis aspek kebutuhan. Namun dari semua itu ada satu aspek yang sangat di butuhkan oleh manusia yaitu property.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *